Archive

Archive for the ‘Nasihat’ Category

Jangan Marah

May 18, 2011 Leave a comment

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ada seorang lelaki berkata kepada Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam“Berilah saya nasihat.” Beliau shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan marah.” Lelaki itu terus mengulang-ulang permintaannya dan beliau tetap menjawab, “Jangan marah.” (HR. Bukhari).

Imam Nawawi rohimahulloh mengatakan, “Makna jangan marah yaitu janganlah kamu tumpahkan kemarahanmu. Larangan ini bukan tertuju kepada rasa marah itu sendiri. Karena pada hakikatnya marah adalah tabi’at manusia, yang tidak mungkin bisa dihilangkan dari perasaan manusia.”

Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam juga pernah menasihatkan, “Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya dia berbaring.” (HR. Ahmad, Shohih) Read more…

Advertisements
Categories: Ilmu agama, Nasihat

Orang Terkasih Meninggal, Mengapa Mesti Histeris?

May 17, 2011 Leave a comment

Pernahkah kita membayangkan, ibu kita.. bapak kita.. istri atau suami kita.. anak kita.. atau siapa pun yang sangat kita sayangi.. Meninggal dunia menghadap sang pencipta? Atau jika itu telah kejadian, coba diingat kembali bagaimana rasanya kehilangan mereka? Coba renungkan, seseorang yang telah lama bersama kita, telah banyak kenangan dan kasih sayang yang terukir sangat dalam di hati kita, tiba-tiba tidak bergerak lagi untuk selamanya.

Sebagian orang, karena begitu cintanya meluapkannya dengan penuh kehisterisan, mereka seakan tak sanggup menanggung takdir Allah kehilangan orang tercinta. Bahkan mungkin saja sampai pingsan berkali-kali saking tidak kuatnya menerima kenyataan. Kematian selalu meninggalkan duka dan lara bagi siapa pun.. Namun jika saja manusia itu mengerti, bahwa itu adalah sesuatu ketetapan yang pasti, tidak dapat ditunda kejadiannya karena merupakan bagian dari ketetapan Allah yang sudah tertulis dalam kitap lauhul mahfuz, maka ia akan lebih sabar dan tidak berlebihan dalam mengekspresikan kesedihannya dengan histeris dan meratap. Read more…

Categories: Ilmu agama, Nasihat

Mereka Berpakaian, Tapi Telanjang

May 14, 2011 Leave a comment

Berpakaian, tapi telanjang. Kok bisa? Apa maksudnya berpakaian tapi telanjang? Begini.. Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya telanjang. Hal ini banyak dijumpai pada zaman sekarang, di mana kebanyakan wanita muslim tidak peduli lagi dengan perintah Allah untuk menutup rapat-rapat auratnya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nuur ; 31) Read more…

Categories: Ilmu agama, Nasihat